Bisa Lapor ke Polisi
SURABAYA - Rencana mantan awak Persebaya mengajukan persoalan molornya pembayaran hak mereka kepada Wali Kota Surabaya Bambang D.H. urung dilakukan. Sebagai ganti, pelatih Rudy William Keltjes beserta empat pemain berusaha menemui Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana dan Ketua KONI Surabaya Heroe Poernomosidi.
Empat pemain tersebut adalah Taufiq, Wijay, Deni Marcel, dan Korinus Fingkreuw. Rudy tak menyebutkan alasan perubahan rencana tersebut. Tapi, yang pasti, Bambang selaku orang nomor satu di Surabaya sibuk dalam rapat paripurna di DPRD Surabaya kemarin (16/8). Meski menyambangi gedung dewan, awak Green Force -julukan Persebaya- itu tak juga mendapatkan solusi.
Sebab, Wishnu pun sibuk dalam rapat paripurna tersebut. Selanjutnya, rombongan pelatih dan pemain menghadap Heroe. Sayang, upaya itu pun tak membuahkan solusi yang jelas.
"KONI memang orang tua masyarakat olahraga Surabaya, termasuk Persebaya. Tapi, khusus masalah penyelesaian gaji seperti itu bukan tanggung jawab KONI, melainkan Pengcab PSSI Surabaya," ungkap dia.
Di sisi lain, Heroe menyatakan bahwa dana APBD Surabaya yang disalurkan melalui KONI ditujukan untuk Pengcab PSSI Surabaya. Karena itu, dia menyarankan persoalan alotnya pencairan dua bulan gaji dan 25 persen kontrak tersebut dibicarakan dengan Ketua Pengcab PSSI Surabaya Saleh Ismail Mukadar.
"Sasaran anggaran itu bukan Persebaya, melainkan PSSI Surabaya," lanjut dia.
Mendengar penjelasan tersebut, Rudy menyatakan tak bisa lagi berbuat banyak. Dia tak bisa membendung kekecewaan para pemain.
"Sekalipun pemain mendesak melapor kepada polisi, saya bisa apa?" katanya.
Rudy menyarankan Saleh dan Wishnu berunding untuk segera menyelesaikan pencairan dana tersebut. Bahkan, dia menyebut keduanya bisa menjadi kekuatan Persebaya musim mendatang jika bersatu.
"Mungkin pelatih musim depan bukan saya. Tapi, jika itu terjadi, mereka bisa membuat bangga masyarakat Surabaya seperti saya," ujarnya.
Di sisi lain, Rudy mengakui bahwa kondisi finansial Persebaya yang karut-marut tersebut bisa menjadi pertimbangan pemain untuk bergabung. Namun, dia tak bisa berkomentar banyak tentang kabar hengkangnya sejumlah pemain Persebaya. Salah satunya adalah rumor kepindahan Anang Ma'ruf ke Deltras Sidoarjo.
"Pemain pasti mencari ketenangan untuk kehidupan keluarga," ujar dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar