Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Good Bye ISL

Senin, 09 Agustus 2010

Share this history on :
Persebaya Sukses Degradasi
Pelita Playoff Lawan Persiram

JAKARTA - Sekuat-kuatnya melawan, Persebaya Surabaya akhirnya kalah. Tim kebanggaan arek-arek Suroboyo itu pun terdepak dari ajang Indonesia Super League (ISL). Kepastian terdegradasinya Persebaya didapat setelah mereka tidak nongol dalam pertandingan melawan Persik Kediri yang oleh PT Liga Indonesia dipindah ke Gelora Jakabaring, Palembang.

Persebaya pun dinyatakan kalah WO dengan skor 0-3. Sebaliknya, Persik dinyatakan menang 3-0. Meski menang dan datang ke pertandingan, Persik tetap gigit jari. Tim berjuluk Macan Putih itu juga terdegradasi.

Tiga tim peringkat bawah ISL memang harus turun kasta. Selain Persebaya dan Persik, satu lainnya adalah Persitara Jakarta Utara. Posisi mereka digantikan oleh Persibo Bojonegoro (juara Divisi Utama) dan Deltras (runner-up). Nah, satu tiket lainnya diperebutkan lewat playoff Pelita Jaya (peringkat ke-15 ISL) melawan Persiram Raja Ampat (peringkat keempat Divisi Utama).

Tidak hanya terdegradasi, Persebaya terancam sanksi tambahan. ''Pertandingan ini sama sekali tidak ada bedanya dengan 33 pertandingan lainnya. Berdasar laporan dari pengawas pertandingan, laga tetap dilangsungkan meskipun Persebaya tidak datang. Dengan begitu, kemenangan diberikan kepada Persik Kediri dengan skor 3-0,'' kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia (LI).

Menurut Joko, pemberian kemenangan WO untuk Persik itu sesuai dengan aturan FIFA. Yakni, tim tersebut tetap hadir ke lapangan sesuai dengan jadwal pertandingan, sedangkan lawannya menolak bertanding. ''Sesuai dengan aturan, setelah 15 menit ditunggu dan tetap tidak hadir, Persebaya dinyatakan kalah WO,'' terangnya.

Persebaya juga terancam sanksi. Hanya, itu bukan lagi kewenangan PT LI. Menurut Joko, sanksi tersebut bisa saja ada, bergantung kepada keputusan Komisi Disiplin (komdis) PSSI. ''Kalau ada sanksi lain, itu akan diputuskan komdis,'' kata mantan manajer Pelita Jaya tersebut.

Terkait dengan gagalnya pertandingan di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Kamis lalu (5/8), Joko menilai sebaliknya. Menurut dia, berdasar laporan pengawas pertandingan, yang terjadi saat itu adalah pembatalan pertandingan.

''Sama sekali tidak ada unsur kegagalan melakukan pertandingan di Kediri. Karena pertandingan belum terlaksana, makanya harus segera dilaksanakan,'' cetusnya. Atas dasar itu, PT LI memutuskan laga Persik versus Persebaya harus dihelat di Palembang kemarin.

Di tempat terpisah, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid membantah tudingan adanya skenario mendepak Persebaya dari pentas ISL. ''Itu sama sekali tidak benar. Saya sudah instruksikan kepada semua institusi untuk lakukan tugasnya sesuai dengan aturan,'' kata Nurdin kepada Jawa Pos.

''Untuk kasus Persik melawan Persebaya, itu adalah keputusan dari komisi banding. Di atas itu kan sebetunya masih ada yang namanya peninjauan kembali yang menjadi hak ketua umum. Tapi, Persebaya tidak pernah berupaya untuk menempuhnya. Jadi, laga di Palembang itu memang sesuai dengan aturan yang berlaku,'' terang mantan terpidana kasus korupsi tersebut.

Setelah Persebaya terdegradasi, yang diuntungkan adalah Pelita Jaya. Mereka kini nangkring di peringkat ke-15 klasemen akhir ISL dan berhak melakoni playoff melawan Persiram Raja Ampat, tim peringkat keempat Divisi Utama.

''Posisi kami tidak enak. Kami lolos playoff karena bergantung dari hasil tim lain yang kita tahu sendiri bagaimana ceritanya. Kami berempati baik kepada Persebaya maupun Persik,'' kata Lalu Mara, manajer Pelita Jaya, ketika dihubungi tadi malam.

Meski lolos playoff, menurut Lalu Mara, timnya tidak bisa melakukan persiapan secara maksimal. Beberapa pemain sudah meninggalkan tim. Skuad Pelita yang ada pun menjadi ala kadarnya.

''Kami sudah berusaha menghubungi mereka, tapi belum berhasil. Kami akan berupaya untuk tetap berangkat playoff meski dengan tim yang tidak komplet,'' paparnya.
Thank you for visited me, Have a question ? Contact on : youremail@gmail.com.
Please leave your comment below. Thank you and hope you enjoyed...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar